Tips Menghindari Flu Babi

Virus strain baru flu babi (swine flu) memang bisa mematikan. Apalagi virus strain baru bisa menyebar dengan cepat. Sebabnya, tak seorang pun punya kekebalan alami terhadap virus baru ini. Dan butuh waktu beberapa bulan untuk mengembangkan vaksinasi virus ini.

Namun setidaknya ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit flu babi yang ditularkan dari orang ke orang ini. Badan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS atau Centers for Disease Control and Prevention (CDC) memberikan beberapa tips.

* Tutupi hidung dan mulut Anda dengan tisu jika Anda batuk atau bersin. Kemudian buang tisu itu ke kotak sampah.
* Sering-seringlah mencuci tangan Anda dengan air bersih dan sabun, terutama setelah Anda batuk atau bersin. Pembersih tangan berbasis alkohol juga efektif digunakan.
* Jangan menyentuh mulut, hidung atau mulut Anda dengan tangan.
* Hindari kontak atau berdekatan dengan orang yang sakit flu. Sebab influenza umumnya menyebar lewat orang ke orang melalui batuk atau bersin penderita.
* Jika Anda sakit flu, CDC menyarankan Anda untuk tidak masuk kerja atau sekolah dan beristirahat di rumah.

Di Meksiko, negara yang paling parah dilanda wabah flu babi ini, pemerintah negeri itu mengeluarkan imbauan bagi warganya untuk tidak berciuman, meski hanya cium pipi. Demikian seperti dilansir CNN, Senin (27/4/2009).

Pemerintah Meksiko juga mengimbau untuk tidak berada di antara kerumunan orang banyak serta tidak berdekatan dengan orang lain yang sakit. Penggunaan masker juga digalakkan di negeri itu.

Sejauh ini setidaknya 81 orang telah meninggal akibat wabah flu babi di Meksiko. Lebih dari seribu orang lainnya terkena penyakit ini. (detiknews.com)

Gambar diatas cukup menunjukkan bahwa flu babi memang perlu dihindari.. betul tidak?

enjoy the stuff from www.pipos.co.cc

Tips menjawab Soal Pilihan Benar Salah (B/S)

Ujian benar/salah sering terdiri dari jawaban benar daripada jawaban salah.
Ketika kamu merasa ragu, pilihlah jawaban benar. Paling tidak kamu memiliki kesempatan 50% menjawab dengan tepat.

* Perhatikan seksama penggunaan kata “qualifier”, negatif dan kalimat pernyataan yang panjang.
* “Qualifier” adalah kata yang membatasi atau mengarah kepada pernyataan umum.
Kata-kata seperti “tanpa, tidak pernah, tidak ada, selalu, setiap, keseluruhan, hanya” mengurangi kemungkinan dan biasanya berarti pernyataan salah. Penggunaan jenis kata semacam ini mengharuskan pernyataan yang tercantum tepat 100% selamanya. Kata-kata seperti “kadang-kadang, sering, biasanya, pada umumnya” memungkinkan adanya pernyataan yang akurat dan biasanya berarti pernyataan yang benar. Kata-kata tersebut membuat suatu pernyataan mewakili realitas.

* Kata negatif memusingkan.
Bila pertanyaan mengandung kata negatif, seperti “tanpa, tidak, tidak dapat,” lingkari kata negatif tersebut dan baca kalimatnya lagi tanpa menggunakan kata negatif tersebut. Putuskan apakah kalimat tersebut benar atau salah. Bila benar, ini berarti kebalikannya atau negatifnya merupakan pernyataan yang salah.
* Setiap bagian dari kalimat yang benar selalu benar.
Bila satu bagian dari kalimat adalah salah, semua kalimat tersebut salah tanpa mempedulikan pernyataan benar lainnya. Karena itu baca kalimat-kalimat panjang secara hati-hati dan perhatikan seksama kelompok kata yang dipisahkan dengan tanda baca. Kalimat-kalimat yang terdiri dari rangkaian panjang kata-kata biasanya – tetapi tidak selalu – berupa pernyataan salah.

Dikutip dari http://www.studygs.net
enjoy the stuff from www.pipos.co.cc

Tips Saat Menghadapi Ujian

Ketika kamu melakukan ujian, kamu sedang mendemonstrasikan kemampuanmu dalam memahami materi kuliah, atau dalam melakukan tugas-tugas tertentu. Ujian memberikan dasar evaluasi dan penilaian terhadap perkembangan belajarmu.
Ada beberapa kondisi lingkungan, termasuk sikap dan kondisimu sendiri, yang mempengaruhimu dalam melakukan ujian

Sepuluh tips untuk membantu kamu dalam mengerjakan ujian:

  • Datanglah dengan persiapan yang matang dan lebih awal.
    Bawalah semua alat tulis yang kamu butuhkan, seperti pensil, pulpen, kalkulator, kamus, jam (tangan), penghapus, tip ex, penggaris, dan lain-lainnya. Perlengkapan ini akan membantumu untuk tetap konsentrasi selama mengerjakan ujian.

  • Tenang dan percaya diri.
    Ingatkan dirimu bahwa kamu sudah siap sedia dan akan mengerjakan ujian dengan baik.

  • Bersantailah tapi waspada.
    Pilihlah kursi atau tempat yang nyaman untuk mengerjakan ujian. Pastikan kamu mendapatkan tempat yang cukup untuk mengerjakannya. Pertahankan posisi duduk tegak.

  • Preview soal-soal ujianmu dulu (bila ujian memiliki waktu tidak terbatas)
    Luangkan 10% dari keseluruhan waktu ujian untuk membaca soal-soal ujian secara mendalam, tandai kata-kata kunci dan putuskan berapa waktu yang diperlukan untuk menjawab masing-masing soal. Rencanakan untuk mengerjakan soal yang mudah dulu, baru soal yang tersulit. Ketika kamu membaca soal-soal, catat juga ide-ide yang muncul yang akan digunakan sebagai jawaban.

  • Jawab soal-soal ujian secara strategis.
    Mulai dengan menjawab pertanyaan mudah yang kamu ketahui, kemudian dengan soal-soal yang memiliki nilai tertinggi. Pertanyaan terakhir yang seharusnya kamu kerjakan adalah:

    • soal paling sulit
    • yang membutuhkan waktu lama untuk menulis jawabannya
    • memiliki nilai terkecil
  • Ketika mengerjakan soal-soal pilihan ganda, ketahuilah jawaban yang harus dipilih/ditebak.
    Mula-mulai, abaikan jawaban yang kamu tahu salah. Tebaklah selalu suatu pilihan jawaban ketika tidak ada hukuman pengurangan nilai, atau ketika tidak ada pilihan jawaban yang dapat kamu abaikan. Jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika kamu tidak mengetahui secara pasti dan ketika hukuman pengurangan nilai digunakan. Karena pilihan pertama akan jawabanmu biasanya benar, jangan menggantinya kecuali bila kamu yakin akan koreksi yang kamu lakukan.

  • Ketika mengerjakan soal ujian esai, pikirkan dulu jawabannya sebelum menulis.
    Buat kerangka jawaban singkat untuk esai dengan mencatat dulu beberapa ide yang ingin kamu tulis. Kemudian nomori ide-ide tersebut untuk mengurutkan mana yang hendak kamu diskusikan dulu.

  • Ketika mengerjakan soal ujian esai, jawab langsung poin utamanya.
    Tulis kalimat pokokmu pada kalimat pertama. Gunakan paragraf pertama sebagai overview esaimu. Gunakan paragraf-paragraf selanjutnya untuk mendiskusikan poin-poin utama secara mendetil. Dukung poinmu dengan informasi spesifik, contoh, atau kutipan dari bacaan atau catatanmu.

  • Sisihkan 10% waktumu untuk memeriksa ulang jawabanmu.
    Periksa jawabanmu; hindari keinginan untuk segera meninggalkan kelas segera setelah kamu menjawab semua soal-soal ujian. Periksa lagi bahwa kamu telah menyelesaikan semua pertanyaan. Baca ulang jawabanmu untuk memeriksa ejaan, struktur bahasa dan tanda baca. Untuk jawaban matematika, periksa bila ada kecerobohan (misalnya salah meletakkan desimal). Bandingkan jawaban matematikamu yang sebenarnya dengan penghitungan ringkas.

  • Analisa hasil ujianmu.
    Setiap ujian dapat membantumu dalam mempersiapkan diri untuk ujian selanjutnya. Putuskan strategi mana yang sesuai denganmu. Tentukan strategi mana yang tidak berhasil dan ubahlah. Gunakan kertas ujian sebelumnya ketika belajar untuk ujian akhir.

Dikutip dari http://www.studygs.net
enjoy the stuff from www.pipos.co.cc

Tips Cara Menyiapkan Makalah

Dengan Pengolah Kata dan/atau Sistem Kartu Catatan, Ketika kamu perlu mengatur informasi atau referensi yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas makalah atau tugas esai 2-3 halaman saja, Sistem Kartu Catatan akan sangat membantumu. Dengan menggunakan sistem ini, kamu dapat membuat kartu catatan dari kertas tebal ukuran 3×5 atau kartu indeks 5×7 yang kamu isi dengan informasi yang bersangkutan dengan subyek yang kamu teliti. Pengaturan informasinya sendiri bisa diadaptasi untuk digunakan dengan pengolah kata (word processor).

Membuat Kartu Catatan

kode

pengarang

fakta

kutipan

pemikiran

  • Pada sisi kiri atas kartu, “kode“-kan topik makalahmu, dan di mana topik ini akan berada dalam
    kerangka karanganmu
  • Pada sisi kanan atas, tempatkan nama pengarang dan/atau judul buku/artikel dan halamannya
  • Pada isi kartu, tulis/ketikkan sebuah fakta atau pemikiran yang ingin kamu gunakan dalam
    makalahmu. Pastikan bahwa informasi tersebut menggunakan kata-katamu sendiri, kecuali kutipan. Gunakan struktur kalimat yang bagus karena hal ini akan menghemat waktumu ketika mulai menulis
    makalah
  • Susun kartu-kartu tersebut sesuai dengan kerangka karangan makalahmu
  • Tulis makalahmu sesuai dengan urutan kartu-kartu tersebut
  • Gunakan kalimat-kalimat yang memuat topik, kesimpulan dan penghubung untuk menyambung semua
    informasi yang ada di dalam kartu-kartu tersebut.
  • Simpan satu set kartu terpisah
  • Kartu-kartu ini memuat informasi yang lengkap tentang buku, majalah, film, dll. Hal ini akan berguna
    untuk membuat catatan kaki atau catatan penutup, dan ketika menyusun daftar pustaka.

Ikuti langkah-langkah di atas dengan pengolah kata

  • Buat suatu file dengan menggunakan perintah “page break” atau
    serangkaian file yang dianggap sebagai kartu catatan.
  • Cetak file atau halaman-halaman tersebut dan pastikan bahwa setiap
    bagian telah diidentifikasikan dengan benar.
  • Atur susunannya dengan menggunting, menempel dan mengurutkannya.
  • Bila ingin mengoreksi, editlah seperti biasanya dalam pengolah kata

Dikutip dari http://www.studygs.net
enjoy the stuff from www.pipos.co.cc

Tips Cara Mengantisipasi Soal Ujian

Perhatikan setiap pedoman belajar yang dibagikan oleh dosen dalam kelas sebelum ujian, atau bahkan pada awal kuliah. Misalnya: poin utama, bab-bab tertentu atau bagian-bagian suatu bab, handouts, dll.

* Tanyalah dosenmu apa yang perlu diantisipasi dalam ujian
bila dia tidak memberikan informasi sedikitpun.

* Perhatikan dengan lebih seksama – sebelum ujian –
poin-poin yang yang diangkat oleh dosen dalam kuliah.

* Buatlah daftar pertanyaan ujian
yang akan kamu buat bila kamulah yang membuat soalnya, kemudian cobalah untuk menjawabnya.

* Pelajari ujian-ujian sebelumnya
yang telah dinilai oleh dosen.

* Berdiskusilah dengan teman kuliahmu
untuk menebak kira-kira soal apa yang akan keluar dalam ujian.

* Perhatikan pada petunjuk
yang menunjukkan bahwa dosen mungkin menguji pada suatu ide tertentu, seperti ketika dosen:
o berbicara tentang sesuatu lebih dari satu kali.
o menulis material pada papan tulis.
o memberikan waktu untuk mencatat.
o bertanya-tanya.
o berkata, “Ini akan muncul dalam ujian!”

Dikutip dari http://www.studygs.net
enjoy the stuff from www.pipos.co.cc

Tips Persiapan Menghadapi Ujian

Untuk melakukan ujian dengan baik, mula-mula kamu harus mempelajari dan melakukan review materi sebelum ujian. Berikut adalah beberapa teknik untuk memahami materi ujian dengan lebih baik:

Belajar – Pasca Belajar

* Review catatanmu segera setelah kelas.
* Review catatanmu dengan singkat sebelum masuk kelas kembali.
* Jadwalkan waktu yang agak lama untuk review catatan tersebut setiap minggunya

Review

* Atur catatan, teks dan tugas-tugasmu.
* Perkirakan waktu yang kamu butuhkan untuk melakukan review.
* Buatlah jadwal review yang terdiri dari waktu dan bahan materi.
* Ujilah dirimu sendiri dengan materi tersebut.
* Selesaikan belajarmu sehari sebelum ujian dimulai.

dikutip dari http://www.studygs.net/
enjoy the stuff from www.pipos.co.cc

Tips membaca dan memahami secara cepat

Kecepatan membaca Setiap jenis bacaan memiliki kecepatan yang berbeda. Misalnya, sebuah novel yang menarik membutuhkan waktu yang lebih cepat ketimbang teks biologi.
Buku diktat juga berbeda dalam bagaimana bagusnya gaya penulisannya, dan sebagai akibatnya ada beberapa yang mustahil untuk dibaca secara cepat.
Setiap semester, ukurlah waktu yang kamu perlukan untuk membaca satu bab dari setiap buku diktatmu. Lihat berapa halaman yang dapat kamu baca dalam waktu satu jam. Setelah kamu mendapatkan hitungan akurat atas kecepatan membacamu, kamu dapat merencanakan dengan baik waktu membaca dan belajar.

* Pemahaman
Mula-mula bacalah satu bab dengan cepat. Identifikasikan bagian-bagian di mana pengarang menjelaskan suatu topik paling banyak. Bila terdapat banyak diagram untuk suatu konsep, maka konsep itu pastilah penting. Bila kamu benar-benar dikejar oleh waktu, lewati bagian di mana pengarang paling sedikit menjelaskannya.

Bacalah kalimat pertama setiap paragraf lebih hati-hati daripada kalimat-kalimat berikutnya pada paragraf yang sama.

Catatlah subjudul dan kalimat pertama setiap paragraf sebelum kamu membaca bab itu sendiri. Kemudian tutup bukumu dan tanyalah dirimu apa yang kamu tahu dan tidak tahu tentang subyek tersebut sebelum mulai membaca.

Fokus pada kata benda dan subyek pada setiap kalimat. Carilah kombinasi kata benda-kata kerja, dan fokuskan belajarmu padanya.

Misalnya pada kutipan wacana berikut:

Pengkondisian klasik adalah pembelajaran yang terjadi ketika kita menghubungkan dua stimuli dalam suatu lingkungan. Satu dari stimuli ini memicu respon refleksif. Stimulus kedua secara alami bersifat netral terhadap respon tersebut, tetapi setelah yang kedua ini dipasangkan dengan yang pertama, ia akan memicu responnya sendiri.

Daripada membaca setiap kata, kamu mungkin dapat meringkasnya seperti ini:

Pengkondisian klasik = pembelajaran = menghubungkan dua stimuli.
Stimulus pertama = memicu respon
Stimulus kedua = netral alamiah, tetapi berpasangan dengan stimulus pertama –> memicu respon

Daripada membaca dan membaca ulang suatu wacana, cobalah membuat catatan seperti di atas sehingga kamu hanya mencatat bagian-bagian yang penting saja. Sekali kamu membuat catatan-catatan semacam ini, kamu tidak perlu menguatirkan sisa wacananya.

dikutip dari http://www.studygs.net/
enjoy the stuff from www.pipos.co.cc